Afdrukken

Jouwe menambahkan, minimnya pendidikan di Papua membuat masyarakat setempat mudah terprovokasi untuk memisahkan diri dari Negara Kesatuan Republik Indonesia. Dengan kembali ke Papua, Jouwe berharap kesejahteraan rakyat Bumi Cenderawasih dapat terealisasi. Sementara Menko Kesra mengatakan kembalinya Jouwe ke Papua diharapkan dapat menciptakan suasana kondusif [baca: Tokoh OPM Kembali ke Tanah Air].(YNI/ANS)